TRANSLATOR

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
News Update :

Perayaan Valentine (Valentine’s Day)

Sabtu, 11 Februari 2012


Assalamualaikum wr wb

Kita sudah berada di bulan Februari. Berarti kita semakin dekat dengan perayaan Hari Valentine.
Banyak remaja yang menantikan kedatangan hari valentine. Tapi, kami sebagai umat muslim tidak mengharapkan ataupun merayakan hari valentine. Kenapa? Sebenarnya umat muslim tidak diperbolehkan merayakan hari valentine. Kenapa seperti itu?
Inilah jawabannya.
Valentine!!!!Kata “valentine” berasal dari suatu nama yang terkenal bagi umat Nasrani yaitu Valentinus
Ada 3 versi cerita yang memberikan informasi berbeda tentang kisah Valentine/Valentinus yang pada zaman ini banyak yang merayakan hari kematiannya sebagai “Valentine’s Days”.
Versi pertama :

Dahulu, seorang pemimpin agama Katolik bernama Valentine/ Valentinus bersama rekannya Santo Marius secara diam-diam menentang pemerintahan Kaisar Claudius II waktu  itu. Alasannya, kaisar tersebut menganggap bahwa seorang pemuda yang belum berkeluarga akan lebih baik performanya ketika berperang. Jadi, Ia melarang para pemuda untuk menikah demi menciptakan prajurit perang yang potensial.



Nah, Valentine tidak setuju dengan peraturan yang dibuat oleh Kaisar Claudius II tersebut. Ia secara diam-diam tetap menikahkan setiap pasangan muda yang berniat untuk mengikat janji dalam sebuah perkawinan. Hal ini dilakukannya secara rahasia , secara sembunyi-sembunyi.

Lambat laun, aksi yang dilakukan oleh Valentine pun tercium oleh Claudius II. Valentine harus menanggung perbuatannya. Ia dijatuhi hukuman mati.
Versi Kedua :

Ada sebuah sumber yang menceritakan bahwa Valentine mati karena menolong orang-orang Kristen melarikan diri dari penjara akibat penganiayaan.



Dalam cerita tersebut, Valentine dikatakan jatuh hati (jatuh cinta) kepada anak gadis seorang sipir, penjaga penjara. Gadis yang dikasihinya senantiasa setia untuk menjenguk Valentine di penjara waktu itu. Tragisnya, sebelum ajal tiba menjemput Valentine, ia meninggalkan pesan dalam sebuah surat untuk gadis tersebut.

Menurut cerita tersebut, Ada tiga buah kata yang tertulis sebagai tanda tangannya di akhir surat dan menjadi populer hingga saat ini “From Your Valentine” . Ekspresi dari perwujudan cinta Valentine terhadap gadis yag dicintainya itu masih terus digunakan oleh orang-orang masa kini. Akhirnya, sekitar 200 tahun sesudah itu, Paus Gelasius meresmikan tanggal 14 Febuari tahun 496 sesudah Masehi sebagai hari untuk memperingati kematian Santo Valentine.
Versi Ketiga :
Sejarahnya berasal dari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine’s Day.
The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut:
“Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari .”
Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari valentine itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno.
Klik link di bawah ini untuk melihat Fatwanya.
Klik Link di bawah ini untuk mengetahui sejarah Valentine secara detil.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan Berikan Komentar Anda untuk membantu perbaikan. Atau jika anda ingin berdikusi di sini.

 

© Copyright X-9 Moeslim SMANSAPA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by My-Axes | Powered by Blogger.com.